Alun-alun Jampang Tengah, Antara Harapan Ruang Hijau dan Ancaman Penyalahgunaan
oleh Admin • 19/9/2025

Pembangunan alun-alun Jampang Tengah menjadi salah satu proyek yang cukup menyita perhatian masyarakat. Bagaimana tidak, alun-alun ini digadang-gadang akan menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) pertama di kecamatan, dengan anggaran yang tidak kecil: mencapai Rp 4,7 miliar.
Di atas kertas, keberadaan alun-alun baru ini tentu membawa harapan besar. Ia bisa menjadi wajah baru Jampang Tengah, tempat warga berkumpul, berolahraga, mengadakan acara budaya, hingga sekadar bersantai bersama keluarga. Namun di sisi lain, tidak sedikit pula yang menyimpan kegelisahan: apakah ruang publik ini benar-benar akan terkelola dengan baik, atau justru menjadi ruang yang kehilangan makna karena minim pengawasan?
Sejak lama, masyarakat Jampang Tengah mendambakan adanya ruang publik yang representatif. Kehadiran alun-alun menjadi jawaban dari kebutuhan itu. Jika dikelola dengan baik, alun-alun dapat berfungsi sebagai:
- Ruang hijau yang menyejukkan di tengah padatnya permukiman.
- Tempat rekreasi keluarga tanpa harus keluar jauh ke kota.
- Pusat interaksi sosial yang mempererat kebersamaan antarwarga.
- Sarana kegiatan positif seperti olahraga, seni, dan budaya.
Banyak warga berharap agar alun-alun ini nantinya bisa menjadi tempat yang benar-benar terbuka untuk semua kalangan: anak-anak, remaja, orang tua, hingga lansia.
“Kalau bisa alun-alun ini jangan sampai jadi tempat yang bikin orang resah. Harapan kami sederhana, bisa jadi tempat keluarga berkumpul dengan aman dan nyaman,” ungkap seorang warga ketika dimintai tanggapan.
Meski penuh harapan, bayang-bayang kegelisahan tetap menghantui. Ada sejumlah persoalan yang perlu diantisipasi sejak awal, antara lain:
- Penataan PedagangPedagang kaki lima pasti akan berminat berjualan di sekitar alun-alun. Pertanyaannya, apakah mereka akan ditata dengan rapi atau dibiarkan semrawut hingga mengganggu kenyamanan pengunjung?
- Kebersihan dan PerawatanTidak jarang ruang publik yang megah di awal pembangunannya berakhir kumuh karena tidak ada sistem perawatan yang konsisten. Sampah menumpuk, taman rusak, fasilitas cepat usang.
- Keamanan dan KenyamananKekhawatiran terbesar masyarakat adalah jika alun-alun berubah menjadi tempat nongkrong yang tidak sehat: rawan ulah oknum ormas, konsumsi minuman keras, hingga perilaku tidak senonoh pada malam hari. Hal ini tentu akan merusak fungsi alun-alun sebagai ruang keluarga
Dengan anggaran sebesar Rp 4,7 miliar, publik wajar bertanya: apakah dana itu benar-benar digunakan secara tepat? Jangan sampai proyek besar hanya indah di angka, tetapi miskin manfaat di lapangan.
Agar alun-alun benar-benar berfungsi sebagai ruang publik yang ramah untuk semua, ada beberapa langkah penting yang bisa dilakukan:
- Pemerintah harus tegas dan konsisten. Tidak cukup hanya membangun, tapi juga menyiapkan sistem pengelolaan, petugas kebersihan, serta pengawasan keamanan.
- Masyarakat ikut ambil bagian. Warga perlu merasa memiliki, menjaga kebersihan, dan menghindari perilaku yang merusak kenyamanan.
- Pengawasan kolektif. Aparat, tokoh masyarakat, hingga komunitas lokal harus bekerja sama untuk memastikan alun-alun tidak disalahgunakan.
- Kegiatan positif rutin. Alun-alun sebaiknya dihidupkan dengan agenda berkala, seperti senam pagi, bazar UMKM, pertunjukan seni, atau festival budaya. Semakin banyak kegiatan positif, semakin kecil ruang untuk aktivitas negatif.
Alun-alun Jampang Tengah adalah kesempatan emas. Ia bisa menjadi ruang publik yang membanggakan, sehat, dan bermanfaat. Namun, jika tidak dikelola dengan benar, ia hanya akan menjadi beban baru: semrawut, kumuh, bahkan meresahkan.
Kini, semua pihak punya peran. Pemerintah wajib memastikan alun-alun berjalan sesuai tujuan, sementara masyarakat harus ikut menjaga. Pada akhirnya, pertanyaan ini masih menggantung: akankah alun-alun Jampang Tengah benar-benar menjadi ruang terbuka hijau yang ramah untuk semua, atau hanya sekadar proyek mercusuar tanpa makna?
Komentar (4)
dd • 1/1/1970
ddd
dd • 1/1/1970
ddd
df • 1/1/1970
dfcvd
ddd • 25/9/2025
ddd